Diklat Cahaya Murni

Pendidikan dan Pelatihan serta Pengembangan Bahan/Modul Diklat

Pendidikan pada dasarnya adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta pendidikan secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.

Read More…


Diklat tenaga kerja formal maupun informal

Diklat ini akan memeberikan pengetahuan dan keterampilan baik tenaga kerja formal maupun informal baik dibidang managerial/administrasi, leadership maupun dibidang teknis operasional sesuai permintaan dan kebutuhan pelanggan/organisasi/perusahaan yang membutuhkannya.

Diklat USAHA KESEHATAN SEKOLAH (UKS)

Diklat Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) ini dimaksudkan untuk memberikan dan meningkatkan pengatahuan, keterampilan dan wawasan para kepala sekolah, guru, petugas kesehatan maupun para pemangku kepentingan dibidang UKS di seluruh Indonesia.

Read More…


Diklat Life Skills Education(PENDIDIKAN KECAKAPAN HIDUP)

Berbagai permasalahan yang melingkupi anak dan remaja Indonesia saling terkait satu sama lain. Faktor ekonomi dan kemiskinan menyebabkan pendidikan terputus. Pendidikan terbatas menyebabkan peluang kerja terbatas. Pekerjaan mendorong anak dan remaja memasuki dunia yang tidak layak bagi anak. Berbagai permasalahan mengakibatkan banyak anak dan remaja tidak dapat tumbuh kembang secara optimal, melainkan mudah terperangkap dalam lingkaran perilaku yang berrisiko. Masalah dan dampak masalah pada anak dan pada remaja berbeda-beda, bahkan di dalam kelompok anak atau kelompok remaja sendiri dapat sangat beragam. Walaupun demikian, banyak pula faktor-faktor yang berlaku umum pada anak dan remaja.

Read More…


Diklat PENDIDIKAN PENCEGAHAN HIV/AIDS

Kasus kasus HIV dan AIDS saat ini menunjukkan bahwa penularan HIV/AIDS paling banyak terjadi akibat perilaku seksual yang tidak aman dan penggunaan narkoba suntik yang tidak steril (digunakan bersama-sama, dan paling banyak menjadi korban adalah generasi muda yang aktif secara seksual dan pengguna Narkoba suntik.

Read More…


Pencegahan Penyalahgunaan NARKOBA

Ada beberapa faktor pendorong yang menyebabkan penyalahgunaan Narkoba:

  1. Faktor Individu
    Penyalahgunaan obat dipengaruhi oleh; keadaan mental, kondisi fisik dan psikologis seseorang. Kondisi mental seperti gangguan kepribadian, depresi dan retardasi mental dapat memperbesar kecendrungan seseorang untuk menyalahgunakan Narkotika . Faktor individu pada umumnya ditentukan oleh dua aspek yaitu aspek biologo dan aspek psikologis.
  2. Faktor Zat Psikoaktif
    Hanya zat yang mempunyai khasiat tertentu dapat menyebabkan gangguan penyalahgunaan obat terlarang, disamping pengaruh dari pengalaman, harapan pemakai serta dosis yang digunakan. Hal ini menunjukkan bahwa suatu prasyarat keadaan psikopatologi (gangguan jiwa) tidak selalu harus ada, baik pada pemakai pertama atau lanjutan
  3. Faktor Lingkungan
    Beberapa faktor sosiologis yang dianggap dapat menyebabkan penyalahgunaan zat:

    1. Hubungan dalam keluarga
      Keluarga yang memiliki masalah penyalahgunaan zat sering ditandai oleh ibu yang dominan, overprotektif atau “terlalu melindungi:. Ayah “yang memisahkan diri”dan tidak mau terlibat dalam keluarga.
      Pengaruh teman
      Pengaruh teman bagi terjadinya penyalahgunaan zat/obat terlarang sangat penting pada masa remaja. Hukum kelompok teman sebaya (pemukulan dan terutama pengucilan) bagi mereka yang mencoba menghentikan pemakaian zat/obat terlarang tertentu dirasakan lebih berat dari bahaya penyalahgunaan zat itu sendiri.
    2. Pengaruh lingkungan
      Penyalahgunaan zat/obat terlarang sejak lama diakui sebagai salah satu sumber bagi penerimaan keberadaan seseorang di lingkungan tertentu, dan selanjutnya akan diperkuat oleh budaya penggunaan (drug culture) yang ada di lingkungan tersebut.

Yayasan Cahaya Murni mampu memberikan diklat Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba dengan pendekatan Life Skills Education maupun Peer Education dengan tenaga dan konsultan yang berpengalaman.

Kesehatan Reproduksi Remaja

Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO) Kesehatan Reproduksi (KR) adalah keadaan sehat baik secara fisik, mental, maupun sosial yang berkaitan dengan sistem reproduksi seperti diketahui Kesehatan Reproduksi terdiri dari 2 komponen yaitu; Kesehatan reproduksi Esensial yang meliputi: Kesehatan Ibu (Maternal), Keluarga Berencana (KB), Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR) dan HIV-AIDS.; dan Kesehatan Komprehensif yang terdiri dari KRE ditambah dengan Kesehatan Usia Lanjut (Usila).

Read More…


Olahraga, Pendidikan Jasmani, dan Kebugaran Jasmani

Olahraga dan Pendidikan Jasmani merupakan media untuk mendorong pertumbuhan fisik, perkembangan psikis, keterampilan motorik, pengetahuan dan penalaran, penghayatan nilai-nilai (sikap-mental-emosional-sportivitas-spiritual-sosial), serta pembiasaan pola hidup sehat yang bermuara untuk merangsang pertumbuhan dan perkembangan kualitas fisik dan psikis yang seimbang.

Read More…


Grafika

Bidang-bidang Keahlian dalam Teknik Grafika yaitu:

  • Teknologi persiapan produksi cetak.
  • Teknologi produksi cetak dan penyelesaian produksi.
  • Pelaksanaan, pengendali, dan pengawas proses produksi cetak.
  • Teknik pengelolaan usaha grafika.
  • Aplikasi komputer dan desktop publishing.
  • Penghitungan biaya pokok dan kalkulasi biaya cetak.
  • Periklanan, yang merupakan ciri keahliannya dan bersifat rutin maupun ilmu pendukungnya yang belum secara langsung berhubungan baik menurut sifat-sifatnya maupun kontekstualnya.

Penerbitan

  • Editorial
  • Pengerjaan copy editing dan copy writing
  • Persiapan desain media cetak
  • Kalkulasi harga cetak
  • Pengelolaan penerbitan dan supervisi produk buku
  • Aplikasi komputer dan Desktop Publishing
  • n. Periklanan yang merupakan ciri keahlian dan bersifat rutin maupun ilmu pendukungnya yang belum secara langsung berhubungan baik menurut sifat-sifatnya maupun kontekstualnya

Disain Grafis

Bidang-bidang keahlian dalam Desain Grafis meliputi:

  • Perencanaan, perancangan, dan pembuatan desain secara mandiri maupun kerjasama tim untuk identitas perusahaan (Corporate Identity); barang tercetak (printed matter)
  • Perancangan informasi visual
  • Pengorganisasian lingkungan, iklan, web, dan solusi komunikasi digital
  • Penerapan keterampilan dalam kreasi dan konsep, perancangan, dan penerapan teknologi elektronika serta dapat mengkomunikasikannya dengan “audience” yang dituju.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: